KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem kian serius mendorong transformasi digital di sektor keuangan daerah. Hal itu ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Sabha Prakerti Kantor Bupati Karangasem, Selasa (7/4), dengan fokus pada percepatan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
Kepala BPKAD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menegaskan KKPD bukan sekadar alat pembayaran, melainkan fondasi penting dalam membangun sistem keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Melalui sistem non tunai, proses belanja daerah diharapkan lebih cepat, tepat, serta mampu menekan potensi penyimpangan.
Dalam forum tersebut, seluruh perangkat daerah didorong memahami secara menyeluruh mekanisme penggunaan KKPD, mulai dari alur transaksi hingga pertanggungjawaban. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan implementasi berjalan optimal tanpa kendala di lapangan.
Kegiatan yang dibuka Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Bank BPD Bali, para kepala perangkat daerah, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendorong digitalisasi keuangan daerah.
Pemkab Karangasem bahkan menargetkan seluruh OPD segera mengimplementasikan KKPD dalam setiap transaksi belanja. Untuk mempercepat realisasi, minimal dua PPTK di tiap OPD ditetapkan sebagai kuasa pengguna KKPD.
Dengan komitmen, disiplin, dan sinergi seluruh pihak, digitalisasi keuangan daerah di Karangasem diharapkan tidak hanya menjadi program, tetapi benar-benar terwujud sebagai sistem yang modern, transparan, dan berkelanjutan. (tio/bfn)













