Kendala Ini Dihadapi Angkat Besi Kabupaten di Bali

Joko Honggono, TD cabor angkat besi Porprov Bali 2022 (foto: ena)

DENPASAR – Meski masih dihadang belum adanya pelatih angkat besi di kabupaten seluruh Bali, namun Penprov PABSI Bali akan melagakan 7 kelas pada Porprov Bali XV/2022 yang bakal digeber 20 – 27 November 2022. Porprov Bali untuk cabang olahraga (cabor) angkat besi sendiri bakal dilangsungkan di Balai Budaya Klungkung.
Menurut salah satu Technical Delegate (TD) cabor angkat besi Joko Honggono, 7 kelas yang dilagakan tersebut terdiri dari 4 kelas putra dan 3 kelas putri. Untuk 4 kelas putraterdiri dari kelas
55 kg, 61 kg, 67 dan 73 kg sedangkan 3 kelas putri terdiri dari kelas 49 kg, 55 kg dan 59 kg. Semua nomor clean and jerk.
“Angkat besi dilagakan di Porprov Bali baru pertama kali sekarang ini. Sebelumnya sudah dilagakan 3 kali tapi eksebisi. Sekarang resmi dan tiap kelas sudah diikuti 5 kabupaten peserta. Kalau dieksebisi lalu tidak lebih satu kelas 3 kabupaten yang ikut,” ungkap Joko Honggono di KONI Bali, kepada balifactualnews.com, Selasa (14/6/2022).
Semua kabupaten/kota diakuinya ikut kecuali satu kabupaten saja yakni Bangli karena memang tidak ada pengurus PABSI. “Ya memang angkat besi bukan cabor popular sehingga butuh sosialisasi terus menerus. Setidaknyasosialisasi itu antara 6 bulan sampai 1 tahun,” tegas Joko Honggono yang juga Wakil Ketua II Pengprov PABSI Bali itu.

Lantas apa kendala yang muncul ? Disebutkannya, faktor pelatih yang menjadi problem saat ini. “Masih terkendala soal pelatih di daerah di Bali. SDM pelatih selama ini masih terpusat di Denpasar. Memang ada kabupaten memiliki uang utuk eli peralatan angkat besi atau malah sudah memiliki peralatan atau tempat Latihan, namun untuk pelatih belum ada,” bebernya.

Meski demikian, Joko menjelaskan jika pelatih yang mendampingi atlet di Porprov Bali 2022 mendatang setidaknya harus memiliki sertifikat coaching clinic sesuai kesepakatan di Rakerprov lalu. Coaching Clinic dihelat pada Desember tahun 2021 silam,” tutup Joko Honggono. (ena/bfn)

Ket Foto :

wb/ar