Kwarcab Buleleng Kukuhkan Gudep Pesantren Pertama di Bali

________________________________________________________________________________

BULELENG — Kwatir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng menjadi yang pertama di Bali untuk pembentukan Gugus Depan (Gudep) dengan pangkalan Pondok Pesantren. Ini ditunjukkan dengan pengukuhan Gudep 06 -1083 dan 06-1084 yang berpangkalan di Pondok Pesantren Al Iman, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Gudep 06-1083/1084 dikukuhkan langsung oleh Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Buleleng yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP di aula Pondok Pesantren Al Iman, Rabu (7/8/19).



Dewa Puspaka menjelaskan pengukuhan Gudep ini merupakan yang pertama di Provinsi Bali. Gerakan Pramuka di Buleleng yang telah masuk ke pondok pesantren diharapkan Buleleng bisa menjadi contoh daerah lain dalam pengembangan dan pembinaan gerakan pramuka di daerahnya.

“Maka wajib kita dukung. Pemerintah daerah mendukung penuh pendidikan-pendidikan kepramukaan di pondok pesantren,” ucap Puspaka.

Di balik membangun akhlak para santrinya, Pondok Pesantren Al Iman yang menjadi pangkalan Gudep 06-1083/1084 menunjukkan bahwa ada sinergi antara membangun akhlak dan karakter menjadi satu kesatuan di pondok pesantren Al Iman yang di dasari oleh prinsip kepramukaan yang membangun akhlak manusia serta diperkuat dengan pembangunan karakter.

“Semoga nanti akan muncul pemimpin-pemimpin bangsa dari gudep ini,” harap Puspaka.



Puspaka juga mengatakan, gerakan pramuka menjadi selaras dengan program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi yaitu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan akhlak dan karakter.

SDM yang kuat pasti dilandasi SDM yang memiliki karakter. Agenda utama pembangunan pemerintah pusat saat ini adalah peningkatan kualitas SDM untuk menjadikan Indonesia lebih maju.

“Melalui Gudep ini kita akan tumbuhkan sedini mungkin pemimpin-pemimpin negeri dan menjaga keutuhan NKRI. Saya yakin dengan pembinaan yang berkesinambungan pada gudep ini bisa menghasilkan SDM yang unggul,” tutup Puspaka. (sri/ger)