Langgar Larangan Mendaki, Turis Amerika Tersesat di Gunung Agung

Foto: Tim gabungan Basarnas Karangasem saat mengevakuasi warga Amerika yang di Lereng Gunung Agung.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Ulah Gianni Stefano (22), yang melanggar larangan untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, berbuah petaka. Turis asal Amerika Serikat itu tersesat saat akan turun dari pendakian gunung tertinggi di Bali itu.

Informasi yang dihimpun, Rabu (14/6) menyebutkan, Geanni Stefano berangkat dari hotel tempatnya menginap di Hotel Citadines Berawa Beach menuju Gunung Agung, Selasa (13/6), sekitar pukul 07.30 Wita, namun ketika petang bule laki-laki itu menghubungi temannya dan mengabarkan bahwa dia tidak bisa menemukan jalur menuju Pura Pasar Agung.

Baca Juga : Dewan Soroti Ketimpangan Gaji Tenaga Kontrak di Karangasem

“Temannya dihubungi sekitar pukul 19.30 Wita, bahwa korban tersesat dan segera setelah mendapatkan laporan kami menggerakkan personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem,” terang kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana.

Mendapatkan informasi itu, 9 personil SAR Karangasem lantas bergerak menuju Pos Pendakian Pura Pasar Agung pada pukul 22.50 Wita. Setelah melakukan persiapan, 10 menit berselang tim SAR gabungan bersama pemandu lokal mulai melakukan pendakian untuk mencari target sasaran.

“Target kami temukan Rabu (14/6) dini hari di ketinggian 1700 Mdpl. Kondisi target sangat sehat, tapi sempat mengalami,” ungkapnya.

Baca Juga : Tingkatkan PAD, Fraksi Gerindra Sentil Gebrakan Dinas Pariwisata Karangasem

Setelah diberikan minum dan makanan, hingga fisiknya siap, korban bersama tim SAR gabungan menuruni Gunung menuju Pos Pasar Agung dengan jarak tempuh sekitar 4 jam. “Proses evakuasi berlangsung selama 6 jam. Kami sangat berterima kasih kepada pemandu lokal yang sudah membantu evakuasi ini,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, proses pencarian bule tersesat di Gunung Agung, pihaknya menurunkan 3 personil TRC Regu 1 “Proses pencarian dilakukan puluhan orang dari tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, Pemandu dan warga setempat,” pungkas IB Arimbawa. (tio/bfn)