Mapepada Tawur Kesanga Nyepi Caka 1946 di Desa Adat Buleleng, Belasan Hewan Kurban Disucikan 

mapepada-tawur-kesanga-nyepi-caka-1946-di-desa-adat-buleleng-belasan-hewan-kurban-disucikan
Desa Adat Buleleng menggelar upacara mapepada untuk menyucikan hewan yang akan dimanfaatkan untuk sarana upacara pecaruan pada Tawur Kesanga serangkaian Nyepi Caka 1946, Sabtu (9/3/2024).
banner 120x600

BULELENG, Balifactualnews.com – Desa Adat Buleleng menggelar upacara mapepada untuk menyucikan hewan yang akan dimanfaatkan untuk sarana upacara pecaruan pada Tawur Kesanga serangkaian Nyepi Caka 1946, Sabtu (9/3/2024).

Upacara Mapepada ini merupakan tradisi yang digelar krama desa adat Buleleng sejak tahun 1835 silam, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyucikan hewan-hewan yang akan dipersembahkan dalam Upacara Tawur Kesanga, serangkaian hari suci Nyepi tahun caka 1946.

Baca Juga : Jamin Kesejahteraan Nelayan, Pemkab Buleleng Serahkan Biaya Kompensasi Rumpon

Sejak pukul 08.00 wita panitia telah melakukan pengecekan banten atau sarana upacara di Jro Sarati Made Simpen Desa Sambangan. Setelah itu, prosesi mepepada dilaksanakan pada pukul 14.00 wita. Tampak krama desa adat Buleleng telah berkumpul di Pura Desa adat Buleleng dengan memegang beragam hewan yang akan menjadi sarana upacara.

Sebanyak 22 hewan disucikan pada prosesi mepepada ini. Adapun sarana upacara yang disucikan diantaranya berupa anak sapi atau godel, kambing, babi, anjing, angsa, ayam, itik dan sejumlah hewan lainnya. Sementara itu tugas ngewalung pada tahun ini dipercayakan kepada banjar adat Banjar Bali.

Baca Juga : Korupsikan Uang Nasabah, Mantri Bank BUMN di Karangasem Ditetapkan Tersangka

Tampak hadir dari Pemerintah kabupaten Buleleng mengikuti prosesi upacara mapepada. Kabag Kesra, mewakili Pj Bupati Buleleng, Camat Buleleng, serta perwakilan Dinas Kebudayaan Buleleng.

Disela-sela kegiatan mapepada, Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna menjelaskan mapepada merupakan rangkaian upacara untuk membersihkan sarana berupa binatang yang akan dimanfaatkan untuk tawur kesanga yang akan dilaksanakan pada minggu (10/3/2024) di catus Pata Desa Adat Buleleng. Adapun sulinggih yang muput upacara mapepada adalah Ida Pandita Mpu Dharma Mukti Sida Kerti dari Gria Amia Bhuawa Sari Desa Tukadmungga kecamatan Buleleng. “Binatang yang digunakan sebagai saran upacara tawur kesanga di sucikan melalui prosesi mepapada. Kami sudah berkoordinasi dengan banjar adat Banjar Bali untuk di proses untuk dilanjutkan pada pembuatan banten pecaruan.” ujarnya.

Baca Juga : Mau Selundupkan Narkoba ke Lapas Karangasem, IKLY Dibekuk Polisi

Sementara itu Penjabat Bupati Buleleng diwakili oleh Kabag Kesar Ni Nyoman Sukadani berharap pada hari suci Nyepi kali ini umat beragama dapat saling bertoleransi karena, umat muslim juga memasuki bulan suci Ramadhan. “Kami harap pada hari suci Nyepi tahun ini, umat antar beragama dapat saling menghargai dan bertoleransi. karena selain umat Hindu, umat Muslim juga mulai menjalani ibadah puasa di tanggal yang sama.” ungkapnya.

Adapun yang akan memimpin upacara tawur kesanga tersebut masing-masing Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kertha dari gria Taman Kerta Desa Bubunan Seririt, Ida Sri Bhagawan Rama Sogata dari gria Dalem Cili Ularan Sukasada, Ida Bhagawan Dharma Putra Yoga dari gria Agung Bhuwana Agung Desa pelapuan Busungbiu, Ida Pedanda Dungga Purdasa kemenuh dan Ida pandita Mpu Yoga Manik Geni dari gria Sekar Manik Penarungan kecamatan Buleleng. (tya/bfn)