Miiih Ratu.. Akibat Main Korek Api, Bocah ini Alami Luka Bakar

banner 120x600


KARANGASEM, Balifactualnews.com Pentingnya pengawasan kepada anak-anak saat bermain sangat penting dilakukan oleh para orang tua. Peristiwa mengerikan seperti yang dialami bocah malang ini tak sampai terjadi. Bocah malang Putri pasangan suami istri I Wayan saweg (51), dan Ni Nyoman Sri Bujani (45), warga Dusun Tukad Sabuh, Duda Utara, Selat, Karangasem ini mengalami luka bakar yang cukup parah. Korban adalah Komang Ayu Widyantari (6), yang masih duduk di bangku TK mengalami kebakaran Rabu (11/12/19).

Peristiwa naas ini bermula saat korban Ayu berada di rumahnya dengan diasuh sang nenek Ni Nengah Widia (75). Saat itu sang nenek sedang mempersiapkan sarana upacara diteras rumahnya, sementara sang cucu sebelumnya ada di teras lalu masuk ke dapur, selama ini Ayu memang kerap ke dapur dan main disana.



Ternyata Ayu sedang main Korek api kayu di depan tungku. Saat kejadian Ayu sendiri menggunakan long dress tipis berwarna abu, diduga saat bermain, korek tersebut menyala dan mengenai bagian bawah bajunya yang kemudian merambat keatas. Korban sendiri kerap diasuh oleh sang nenek sebab kedua orangtuanya bekerja. Sang ibu sendiri bekerja di peternakan ayam milik warga setempat. Sebelum kejadian ibunya sempat pulang ke rumah untuk makan siang, kemudian kembali lagi bekerja.

“Memene mare san megae (ibunya baru saja kerja),” ujar nenek Widia dengan bahasa Bali. Sementara nenek Widia asik mejejahitan, tak lama terdengar suara sang cucu yang menangis histeris, widia pun langsung ke dapur untuk melihat cucunya.

Widia terkejut melihat cucunya telah terbakar. Api menyala cukup besar di bagian depan sang cucu, sang nenek panik lalu berusaha mematikan api tersebut dengan cara memukul-mukul dengan tangan bagian dada, perut dan paha hingga api itu
padam. Widia tak berani membuka baju cucunya karena api cukup besar dan takut malah api akan mengenai muka Ayu.

Begitu api padam, datanglah Bibi korban Liwi (40), yang rumahnya tak jauh dari sana. Tak berselang lama ibu korbanpun datang karena mendapat kabar karena anaknya terbakar. Melihat kondisi sang anak ibunya pun langsung pingsan.

Sementara Ayu yang dalam kondisi sadar masih terus menangis. Saat itu korban langsung dilarikan ke Puskesmas Selat, karena luka bakar yang cukup parah korbanpun dirujuk ke RSU Karangasem.



Oleh RSU Karangasem korban kembali di rujuk ke RS Sanglah untuk mendapat penanganan lebih baik. Saat ini kedua orang tua korban sedang menunggui sang anak di RS Sanglah. Ayu sendiri mempunyai tiga orang anak yang kesemuanya perempuan. Kakak pertamanya masih duduk di bangku SMP, sementara kakak kembarnya duduk di bangku SD. Kejadian ini sendiri dibenarkan oleh Kawil Tukad Sabuh, I Nyoman Suniada. (ani/ger)