Pantai Kuta Host Pra-PON Selancar Ombak

pantai-kuta-host-pra-pon-selancar-ombak
Ketua Umum PSOI Bali, I Gusti Ngurah Putu Suargita (bfn/ena)

DENPASAR, Balifactualnews.com – Pulau Dewata Bali menjadi host atau tuan rumah pra-PON cabang olahraga (cabor) selancar ombak yang rencananya dihelat pada September 2023. Lokasi pertandingan juga disiapkan di Pantai Kuta Badung. Hanya saja persiapan tuan rumah itu sendiri masih perlu banyak dikoordinasikan dengan pihak PB PSOI nantinya termasuk masalah kebutuhan anggaran pra-PON.

Diutarakan Ketua Umum PSOI Bali I Gusti Ngurah Putu Suargita, pihaknya akan terus dikomunikasikan soal anggaran dan kebutuhan apa saja untuk pra-PON nantinya. Semua itu dengan tujuan agar bisa terlaksana pra-PON dengan baik.

“Jelasnya semua itu akan terus rutin kami bicarakan dengan PB PSOI apalagi persiapan pra-PON selancar ombak belum sama sekali kami lakukan. Pasti nanti aka nada kejelasan semuanya termasuk kebutuhan – kebutuhannya. Sekarang kami persiapkan atlet dulu karena pertengah Juli 2023 ini setidaknya pelatda tim selancar ombak pra-PON Bali sudah mulai dilakukan di Pantai Kuta,” ungkap Suargita di Denpasar, Selasa (4/7/2023).

Penghuni pelatda selancar ombak Bali itu sendiri ditegaskannya setidaknya berjumlah 3 atlet setiap nomor dari 5 nomor yang diikuti Bali di pra-PON nantinya. Dengan demikian maka sekitar 15 atlet selancar ombak Bali yang akan bertanding. Para atlet itu direkrut yang terbaik di Porprov Bali 2022 silam.

“Sementara ini nantinya kami menurunkan atlet di 5 nomor yakni nomor short board putra dan putri, long board putra dan putri serta Arial. Hanya kami belum paham berapa provinsi yang ikut di seleuruh Indonesia. Pastinya yang sudah ada pengurus PSOI provinsinya banyak diantaranya Sumbar, Aceh, Jabar, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, NTB, Papua dan Sumut,” papar Suargita.

Terkait rival Bali disebutkannya datang dari atlet NTB dan Sumbar. Target kami di pra-PON anti lolos sebanyak – banyaknya sedangkan untuk target PON 2024 yakni 2 emas. Sedangkan surfer andalan Bali tak lain Darmayasa, Radika Rondi dan Agus Bimanto. Mereka juga sudah sering juara di even-even nasional. Sedangkan Rio dan Ryuki Waida kini kondisi kualitasnya sudah menurun. (ena/bfn)