KARANGASEM,balifactualnews.com-Pasca mewabahnya Penyakit Kulit dan Kuku (PMK) di Karangasem, tiga pasar hewan ditutup selama dua pekan kedepan. Penutupan dilakukan guna mencegah penularan virus tersebut.
Tiga pasar hewan yang ditutup itu, 1 berada di Desa Pempatan, Kecamatan Kubu, 1 di Dusun Rubaya, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, dan 1 lagi berada di Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem.
Penutupan tiga pasar hewan itu, berbuntut hilangnya pedapatan Karangasem hingga ratusan juta rupiah dalam dua pekan kedepan. Hitung hitungannya setiap pasaran di tiga pasar hewan itu pendapatan yang dicapai sekitar 20 juta, terhitung duan kali pasaran dalam sepekan
Baca Juga : PMK Mewabah, Pebajat Karangasem Bungkam
Kadis Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, I Gede Loka Santika, dikonfirmasi Selasa (5/7/2022), juga mengakui hal itu. Penutupan tiga pasar hewan tersehut sangat berdampak pada pendapatan yang biasa didapatkan sebelumnya.
“Tiga pasar hewan itu sudah ditutup sejak 4 Juli dan berakhir 18 Juli mendatang. Penutupan dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus PMK agar tidak mewabah di Karangasem,”terangnya.
Loka menjelaskan, selain melakukan penutupan pasar hewan, pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap penyebaran penyebaran virus PMK tersbut. “Kami juga melakukan evaluasi terkait perkembangan kasus yang ada,” pungkas Loka Santika. (tio/bfn)













