Keterangan photo: Kegiatan bersih sungai dilaksanakan Pemkab Jembrana bersama masyarakat menjelang musim hujan
JEMBRANA, Balifactualnews.com – Kegiatan bersih-bersih sungai dilaksanakan Sabtu (9/11/19) pagi di Pangkung Lampah Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana.
Aksi bersih-bersih sungai kali ini mengumpulkan sampah plastik sebanyak 45,3 kg serta sampah organik yang merupakan sisa tanaman sebanyak 7 meter kubik.
Bersama masyarakat Pemkab Jembrana terus mengintensifkan gerakan membersihkan sungai.
Hal itu bentuk kewaspadaan , menjelang musim penghujan yang sebentar lagi diprediksikan turun di Jembrana. Seperti kegiatan gotong royong melibatkan unsur masyarakat, pelajar hingga ASN, dipimpin langsung Bupati Jembrana I Putu Artha serta Wabup I Made Kembang Hartawan.
Aksi bersih – bersih sungai itu dilakukan agar aliran air tidak terhambat oleh sampah maupun penyempitan lainnya ketika musim hujan tiba.
Kegiatan ini juga bentuk preventif untuk membersihkan aliran sungai dari sampah yang dapat memicu musibah banjir. Diantaranya dengan mengangkut sampah-sampah plastik maupun organik yang banyak terdapat didaerah aliran sungai, membersihkan tanaman liar dikanan kiri badan sungai serta memperluas daerah aliran sungai yang menyempit karena endapan tanah bercampur lumpur.

“Kita gotong royong membersihkan pangkung lampah Pendem dari sampah yang memenuhi badan sungai. Kegiatan ini juga untuk memberikan edukasi pada warga lainnya agar sadar akan kebersihan dan jangan buang sampah ke sungai,” kata Bupati Artha.
Menyongsong musim hujan yang turun sebentar lagi , Artha juga mengingatkan potensi banjir yang membahayakan masyarakat disekitar di daerah aliran sungai . “ Hentikan , jangan buang sampah ke sungai lagi. Sampah –sampah itu kumpulkan saja di depan rumah masing-masing , nanti ada team dari kebersihan yang akan mengangkutnya.
Kami juga ingin melalui gotong royong ini , akan timbul kesadaran dari masyarakat untuk ikut menindaklanjuti. Apabila kali bersih , daerah aliran sungai bersih , potensi banjir bisa diminimalisir , “ tegas Bupati asal Melaya ini.
Langkah ini juga dihimbaunya bisa diikuti masyarakat, dengan ikut membersihkan lingkungan masing-masing. Mulai dari selokan, got serta sungai terdekat agar jangan ada endapan sampah.












