Pilkada 2024, KPU Karangasem Usulkan 2 Skenario Rancangan Anggaran


KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem telah mengusulkan 2 pola atau skenario rancangan anggaran biaya kepada Bupati Karangasem pada Jumat(29/10/21) lalu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Karangasem Ngurah Gede Maharjana menyampaikan, pola pembiayaan yang dimaksud adalah yang pertama Pemerintah Kabupaten Karangasem membiayai total anggaran yang diusulkan sebesar Rp. 47 Milyar dan yang kedua apabila honor panitia ad hoc dibiayai Pemerintah Provinsi, maka usulannya berkisar Rp. 32 Milyar.

“Terhadap usulan pembiayaan dimaksud tentu hal itu baru sebatas perkiraan dan sangat-sangat mungkin bisa berubah. Mengingat masa pandemic seperti ini kita usulkan ini jauh-jauh hari sebelumnya, agar pemerintah kabupaten punya cukup waktu dalam mempersiapkannya,” beber Maharjana.

Dari rancangan anggaran yang diusulkan tersebut, pihaknya memperkirakan ada penambahan pemilih sekitar 12.000 orang, dimana jumlah TPS sebelumnya sebanyak 1.115 akan bertambah menjadi 1.135 TPS.

Dikatakan Maharjana lebih jauh, ada beberapa hal yang disampaikan juga seperti hibah eks logostik pilkada kemarin yang mungkin masih bisa dipergunakan. Meski pihak KPURI meminta untuk menghapus hal itu terkait pembiyaan gudang, namun dari hasil koordinasi dengan Dinas PMD, logistik tersebut masih bisa dipergunakan, dimana PMD mengusulkan untuk dihibahkan kepada pemda.

“Usulan anggaran 47 milyar itu termasuk bagaimana pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi. Selain itu, mengawali persiapan, untuk kegiatan sosialisasi pemilih kami juga sedang menyusunnya dengan Kesbangpol,” imbuhnya.

Maharjana juga menegaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dalam pasal 201 ayat 8 disebutkan bahwa “Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024.

“Jadi mengawali November ini kita sudah mulai bekerja untuk persiapan-persiapan selanjutnya,” pungkas Maharjana. (ger/bfn)