Ratusan Warga Karangasem Digigit Anjing, 19 Orang Terinfeksi Rabies

ratusan-warga-karangasem-digigit-anjing-19-orang-terinfeksi-rabies
I Nyoman Siki Ngurah, Kadis Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karangasem saat memimpin pelaksanaan vaksinasi anjing di Desa Bugbug, Kamis (25/4).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Selama empat bulan terakhir, ratusan warga Karangasem tergigit anjing. Sebanyak 19 diantaranya dinyatakan positif terinfeksi virus rabies.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, Kamis (25/4), mengungkapkan, kasus gigitan anjing periode 1 Januari hingga 25 April 2024 sebanyak 477 kasus. Dari jumlah tersebut, tercatat ada sebanyak 19 kasus gigitan anjing yang positif terjangkit rabies. “Kasus gigitan anjing terbanyak ada di Kecamatan Karangasem. Anjing yang menggigit warga ini merupakan anjing liar,” ungkap Siki Ngurah.

Baca Juga : Petajuh MDA Provinsi Bali Dituding Cawe-Cawe

Menekan angka kasus gigitan anjing rabies yang ada di Karangasem, Siki Ngurah mengatakan, bahwa pihaknya telah menggencarkan vaksinasi anjing. “Hari ini (Kamis kemarin) kami melakukan vaksinasi di Desa Bugbug. Kegiatan ini juga akan berlanjut ke desa-desa yang lain,” kata Siki Ngurah

Siki Ngurah Mengimbau, agar seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi anjing peliharaannya. Langkah itu dinilai sangat penting, mengingat kasus gigitan cukup tinggi di Karangasem.

Baca Juga : Kasus Demam Berdarah di Klungkung Meningkat Tajam, Warga Was Was

Sementara itu, hingga saat ini Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten karangasem sudah memaksin 24.970 ekor atau 30,77 persen dari jumlah populasi anjing di Karangasem 81.155 ekor. “Dari jumlah itu, eliminasi sebanyak 55 ekor, dan stok vaksin yang masih dimiliki sebanyak 6.378 dosis,” pungkas Siki Ngurah. (tio/bfn)

Exit mobile version