Tim Gabungan Penyelamat, Evakuasi Korban Terjatuh Usai Ngaturang Pakelem di Puncak Gunung Agung

Saat evakuasi korban terjatuh di lereng Gunung Agung oleh Tim Gabungan Basarnas, BPBD dan Damkar Karangasem, Kamis(10/3/2022).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Tim Gabungan Basarnas, BPBD dan Damkar Karangasem melakukan evakuasi terhadap seorang pemedek atas nama Ni Wayan Siska terjatuhyang terjatuh usai melaksanakan upacara ngaturang pakelem di Puncak Gunung Agung, serangkaian pelaksanaan upacara di Pura Bukit Buluh Gunaksa, Klungkung, pada Kamis(10/3/2022)  sekitar pukul 06.00 Wita.

Menurut orangtua korban yakni I Ketut Saba, anaknya yang ikut dalam upacara itu bersama rombongan yang berjumlah sekitar 150 orang, saat hendak kembali turun usai mengikuti upacara tiba-tiba putrinya terpeleset dan jatuh, mengakibatkan korban mengalami luka di lutut dan lengan. Atas kejadian tersebut, setelah mendapatkan laporan, Tim Gabungan Basarnas, BPBD, Damkar Karangasem melakukan evakuasi selanjutnya memabwa korban  menuju ke parkiran Pura Pasar Agung untuk mendapatkan perawatan tim medis di Puskesmas terdekat.

“Putri saya terpeleset dan akhirnya terjatuh. Sebelumnya putri saya sempat berhenti untuk istirahat dengan rombongan yang lainnya, kemudian saat mau kembali jalan turun, dia tiba-tiba oleng atau kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh,” ungkap Saba.

Namun atas kejadian itu, pihaknya tetap bersyukur. Dikatakan Saba, anaknya terjatuh ke sisi kanan, karena sisi kiri adalah jurang yang dalam.  “Beruntung jatuh ke sisi kanan, kalau ke kiri saya tak bisa membayangkannya. Ida sasuhunan memberikan perlindungan kepada kami,” ungkapnya.

Dalam kejadian itu, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana, mengungkapkan, proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, Damkar Karangasem dan anggora Rapi. Selanjutnya tim penyelamat membawa korban kebawah dengan memakai tandu darurat yang dibuat oleh rombongan pemedek untuk mengangkat korban ke bawah.

“Tim menemukan korban diketinggian 1860 mpdl saat rombongan dalam perjalanan menuju ke bawah. Proses evakuasi kurang lebih berlangsung selama 1,5 jam sampai ke parkiran Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir Sebudi. “Pungkas Eka Widnyana. (ger/bfn)