TPA Butus Overload, Kelurahan Subagan Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah

tpa-butus-overload-kelurahan-subagan-gencarkan-sosialisasi-pemilahan-sampah
Lurah Subagan, Oka Putra
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Daya tampung TPA Butus, di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem sudah  mendekati diambang batas. Kondisi itu  membuat  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem  merubah jadwal pengangkutan sampah rumah tangga milik masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah perkotaan.

Di Kelurahan Subagan, perubahan sistem pengangkutan sampah rumah tangga itu membuat  semua perangkat kelurahan  termasuk para kepala wilayah  mulai bersikap.  Langkah awal melakukan sosialisasi pemilahan sampah plastic  dan sampah organik semakin. Langkah ini dilakukan guna mengurangi residu sampah saat dibuang ke TPA Butus.

Lurah Subagan, Oka Putra, dikonfirmasi, Kamis (2/2/2022), mengatakan, sosialisasi pemilahan sampah organic dan sampah plastik yang dilaksanakan itu, merujuk  keputusan Dinas Lingkungan Hidup  terkait sistem pengangkutan sampah tangga untuk dibuang ke TPA Butus,  harus melalui proses pemilahan dari masing-masing rumah  masyarakat.

“Untuk pemilahan sampah rumah tangga  saat ini kami baru masuk tahapan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi tidak  sebatas  menggunakan mobil keliling, para kepala wilayah juga kami libatkan untuk mensosialisasikan program pemerintah ini di banjar masing-masing,” terang Oka Putra.

Meminimalisir sampah rumah tangga  dibuang ke TPA Bustus yang sudah overload, kata Oka Putra,  pihaknya mengawalinya  dengan melakukan pemilahan di Kantor Kelurahan Subagan. Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan tidak langsung dibuang begitu saja, tapi dikumpulkan dan nantinya akan dibawa ke bank sampah. Sedangkan untuk sampah organiknya akan ditimbun dijadikan pupuk kompos.

“Pemilahan sampah organic dan sampah plastik kami awali dulu dari kantor kelurahan. Setelah  berhasil  baru akan kami getok tularkan kepada masyarakat. Yang pasti untuk saat ini kami gencarkan sosialisasi  dulu sehingga masyarakat benar-benar bisa  memahami program yang digulirkan pemerintah,”pungkas Oka Putra. (tio/bfn)