
Ni Wayan Nuasih saat dirawat di Puskesmas Rendang usai dianiaya suaminya I Kadek Darma. sebelum ditemukan tewas gantung diri di kamar tidurnya oleh petugas Polsek Rendang
KARANGASEM, Balifactualnews.com—Tiba-tiba I Ketut Darma (47), mengamuk dan menganiaya istrinya Ni Wayan Nuasih (45) tanpa sebab. Sebelumnya, warga Dusun Angsoka, Desa Besakih, Kecematan Rendang, ini juga sempat mengamuk dengan I Nyoman Ngidep hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Rendang.
Perihal kemarahan Ketut Darma itu, menjadi akhir kisahnya sebelum ditemukan gantung diri menggunakan kain warna putih-kuning di lambang kayu kamar tidurnya, Kamis 15 Juli 2021.
Kapolsek Rendang Kompol Sudartawan didampingi Kanit Reskrim Iptu Made Sudihartama, dikonfirmasi Jumat 16 Juli 2021, membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, korban ditemukan tewas oleh petugas, berawal dari laporan Nyoman Kari ( ipar korban), sekitar pukul 23.00 Wita. Dalam laporannya korban yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan tiba-tiba ngamuk dan memukul istrinya.
“Laporan saksi langsung kita atensi dengan mendatangi kediaman korban. Tiba di TKP petugas menemukan Kadek Darma telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di lambang kayu tempat tidurnya,” terang Kapolsek.
Di TKP, petugas, lanjut Kapolsek , juga menemukan istri korban, Ni Wayan Nuasih dalam kondisi terluka pada bagian wajah. Temuan petugas itu menguatkan dugaan, bahwa sebelum gantung diri korban sempat mengamuk dan menganiaya istrinya. “Dugaan ini diperkuat dengan luka-luka yang terlihat pada wajah istri korban,” ungkap Kapolsek.
Dijelaskan, dari pendalaman yang dilakukan di TKP, riwayat korban yang memiliki gangguan kejiwaan berlatar belakang sengketa hak waris. “Kemungkinan saja penyakit korban kumat karena ingat hal itu, kemudian menganiaya istrinya, lalu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” pungkas Kompol Sudartawan. (tio/bfn).













