KARANGASEM, Balifactualnews.com–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem, mencatat, volume sampah saat Hari Raya Galungan mencapai 50 ton. Jumlah tumpukan sampah ini meningkat 10 ton dibandingkan hari-hari biasa yang mencapai 40 ton.
Kepala DLH Karangasem, I Nyoman Tari, dikonfirmasi, Kamis (3/8/2023), mengatakan, volume sampah sebanyak itu lebih banyak didominasi sampah organik, meliputi, canang, daun dan sisa bunga bekas upacara.
“Volume sampah sudah mengalami peningkatan sejak H-2 Hari Raya Galungan. Diperkirakan peningkatan tumpukan sampah akan terjadi H+4 Galungan. Mengantisipasi sampah meluber ke jalan, petugas kami selalu siaga. Sampah yang menumpuk langsung diangkut menggunakan kendaraan truk ke TPA,”kata Tari
Kendati ada tumpukan volume sampah, lanjut Tari, pihak DLH Karangasem tidak melakukan penambahan petugas kebersihan. Perubahan terjadi pada sistem pengangkutan sampah yang awalnya hanya satu kali dalam sehari ditingkatkan menjadi dua kali sehari.
“Selain mengoperasikan dua truk emergency, belasan unit truk juga kami operasikan untuk mengangkut sampah. Ini kami lakukan agar penanganan tumpukkan sampah bekas upacara cepat bisa teratasi,”tandas Tari. Pantauan di lapangan menyebut, peningkatan volume sampah terjadi di beberapa titik, seperti, Jalan Nenas, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Untung Surapati, Jalan Gunung Agung, serta Jalan Ngurah Rai. (tio/bfn)













