BUKUKAN SHU-RApat Akhir Tahunan Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Kabupaten Badung tahun buku 2019, bukukan SHU Rp 1,7 miliar (foto:ist)
BADUNG Balifactualnews.com – Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dilakukan Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Kabupaten Badung tahun buku 2019, di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Jumat (6/3/20), mencatat Sisa Hasil Usaha (SHU) mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana tahun 2018 SHU mencapai Rp1,4 miliar dan meningkat menjadi Rp1,7 miliar ditahun 2019.
RAT yang dibuka langsung Asisten Administrasi Umum Sekda Badung Cokorda Raka Darmawan dihadiri Ketua Pengawas Koperasi Bina Sejahtera Badung diwakili I Gede Wijaya, Pengurus Koperasi serta Anggota Koperasi dari perwakilan OPD dilingkungan Pemkab Badung, dimana Ketua Koperasi Bina Sejahtera Kabupaten Badung I Nyoman Sujendra mengatakan tujuan dilaksanakannya RAT ini adalah mengevaluasi perkembangan usaha koperasi selama 1 tahun.
“Mudah-mudahan dengan adanya rapat tertinggi ini yang merupakan kesempatan bagi para anggota untuk melihat perkembangan koperasi serta perkembangan usaha setiap tahun,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan RAT ini juga untuk mengetahui bagaimana hasilnya terkait rencana kerja yang telah dilaksanakan kemudian bagaimana perencanaan rencana kerja untuk kedepannya dan bagaimana untuk mencapai target-target.
Ia berharap, setiap tahun harus ada lompatan yang lebih tinggi dan anggota yang berjumlah 4993 orang betul-betul memanfaatkan prodak koperasi sehingga program koperasi akan berjalan sesuai yang diinginkan.
“SHU ini diberikan untuk melihat keaktifan anggota untuk berkontribusi di koperasi baik itu dalam berbelanja maupun dalam simpan pinjam, dengan catatan sesuai kemampuan dalam arti jangan hanya meminjam saja, membayarpun harus baik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Badung diwakili Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan mengatakan program pembinaan koperasi selalu diarahkan agar menumbuh kembangkan koperasi, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya.
“Saya berharap koperasi ini mampu menjadi soko guru perekonomian masyarakat, mandiri dan bermartabat,” ucapnya.
Kondisi yang diharapkan dari pembinaan dan pengembangan koperasi adalah agar koperasi dapat berperan serta untuk menumbuhkan daya tahan ekonomi masyarakat. Raka Darmawan, mengatakan, menyimak dari laporan pengurus yang disajikan bahwa pengurus telah berusaha menyajikan dan melaksanakan sebagian besar kebijakan pengelolaan keputusan anggota. Hal ini merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan dan syukuri, dari sisi keanggotaan, anggota koperasi yang juga sebagai pemilik dan pelanggan setiap tahun di harapkan terus bertambah atau meningkat sesuai dengan potensi yang ada karena bangsa pasar riil koperasi adalah anggotanya.
“Kepada pengurus dan pengelola saya minta hal-hal yang telah dicapai dapat dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan lagi dikemudian hari,” harapnya. (rus/ger/bfn)












