Yayasan MDPI Berikan Bimbingan Teknis Tingkatkan Ketrampilan Nelayan Karangasem

yayasan-mdpi-berikan-bimbingan-teknis-tingkatkan-ketrampilan-nelayan-di-karangasem
Yayasan MDPI melaksanakan bimbingan teknis Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) di Balai Banjar Tukad Tiis, Dusun Tukad Tiis, Desa Seraya Timur, Karangasem, Kamis (22/2)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Yayasan Masyarakat Dan Perikanan Indonesia (MDPI) melaksanakan bimbingan teknis Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) untuk yang kedua kalinya di Kabupaten Karangasem. Tahun ini Yayasan MDPI kembali melaksanakan bimbingan teknis tepatnya kepada nelayan desa Seraya di Balai Banjar Tukad Tiis, Dusun Tukad Tiis, Desa Seraya Timur, Karangasem, Kamis (22/2), dengan nara sumber Ambar Tri Harnanto, A. Pi Dari PPN Pengambengan dan diikuti sebanyak 50  nelayan setempat.

Dalam paparannya, Ambar Tri Harnanto, menyampaikan materi yang berkaitan dengan keselamatan, kelengkapan serta kesediaan BBM para nelayan saat mereka melaut. Tak hanya itu pihaknya juga menjelaskan terkait tata cara penyelamatan diri ketika ada kecelakaan seperti kebakaran dan materi lainnya.

Baca Juga : Bersuara Emas, Gek Rania Sabet Juara 1 Lomba Menyanyi HUT ke-45 SMPN 2 Amlapura

Apa yang dilakukan Yayasan MDPI ini mendapat apresiasi penuh dari Kabid Perikanan Tangkap DKP Provinsi Bali, I Ketut Purianta. S.Pi., M.Si. yang juga hadir dalam acara tersebut. Menurutnya masyarakat nelayan yang tersebar di beberapa Kabupaten di Provinsi Bali bisa mendapatkan pengetahuan yang berharha elalui gerakan Yayasan MDPI ini. Selain itu pemerintah juga merasa terbantu khususnya dalam meningkatkan keterampilan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelatihan antar nelayan.

“Melalui pemahaman yang disampaikan teman teman MDPI, para nelayan mendapat pengetahuan bagaimana mengutamakan keselamatan saat melaut. Untui itu ia berharap agar kegiatan seperti ini berkelanjutan kepada nelayan nelayan di daerah lainnya di Bali.

Senada disampaikan, Officer Yayasan MDPI yakni M. Novriansyah, kata dia tujuan utama dari Bimbingan Teknik ini memberikan SKN untuk para nelayan, karena setelah selesai mengikuti bimbingan, para peserta akan mengisi tes tulis.

Baca Juga : Seleksi Pakibraka 2024 Kabupaten Badung, Diikuti 469 Peserta

“Jadi nelayan-nelayan yang kompeten kita akan berikan SKN dan Pas Kecil. SKN adalah surat legalitas yang dipakai nelayan dalam mengarungi lautan untuk mencari ikan, fungsinya sama seperti SIM yang dipakai untuk berkendara di darat, sementara Pas Kecil itu berfungsi sebagai tanda kepemilikan jukung yang dipakai nelayan, ibaratnya sama seperti BPKB yang dipakai pemilik mobil. Tak hanya itu kartu Pas Kecil itu memudahkan para nelayan untuk membeli BBM di pertamina menggunakan jerigen. Nanti kita bantu pengurusan SKN itu, paling lambat 1 bulan pengurusannya,” beber M. Novriansyah. (gp/ger/bfn)