Matangkan Organisasi Menuju Prestasi Atlet Badung

matangkan-organisasi-menuju-prestasi-atlet-badung
Ket Foto : Ketua Umum KONI Badung, I Made Nariana. Foto bfn/ist

BADUNG, Balifactualnews.com – Tidak ada prestasi tanpa penataan organisasi yang baik. Itulah yang mendasari KONI Badung menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Badung dengan pokok bahasan utama, bagaimana memantapkan organisasi Cabang Olahraga (Cabor) kearah prestasi atlet Badung lebih baik.
Diakui Umum KONI Badung Made Nariana didampingi Ketua Panitia Rakerkab Ketut Widia Astika dan Sekretaris Made Sutama, ditengah – tengah Rakerkab KONI Badung yag dilaksanakan di Puspem Badung, Senin (5/2/2024), kegiatan itu tujuannya memantapkan program kerja tahun 2024, serta merencanakan program kerja tahun 2025. Program kerja tahun 2025 perlu dibahas lebih rinci karena KONI Badung akan mengajukan Rencana Anggaran Belanja tahun 2025 pada Maret 2024 ini kepada Bupati Badung melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung.

Dana untuk tahun 2025 lanjut mantan Ketua Umum KONI Bali itu tentu sangat besar sebab KONI Bali akan menghelat Porprov Bali. KONI Badung patut meneliti lebih tajam rencana itu karena Badung memiliki ambisi menjadi juara 10 kalinya dalam Porprov Bali 2025.

“Masih ada sejumlah cabor di mana organisasinya kurang solid. Ada yang pengurusnya tidak kompak sehingga perlu ditata lebih mantap. Saya berulang kali menyampaikan kepada Pengkab Cabor, jika ada personalia pengurus tidak aktif harus segera diganti. Termasuk pelatih yang tidak mampu meningkatkan prestasi atlet,” tutur Made Nariana diamini Widia Astika dan Made Sutama.

Diharapkannyar, Ketua Umum Pengkab selalu melakukan kerja tim sehingga tidak terkesan semua dilakukan sendiri atau segelintir pengurus saja.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Badung Made Sutama menambahkan, kalau kondisi memungkinkan dalam tahun 2025 Badung diharapkan merenovasi sejumlah venue di Badung. Pasalnya banyak lapangan sudah perlu diperbaikin atau membangun lapangan baru untuk sejumlah cabor.

“Pada tahun 2024 ini, tentu kegiatan akan difokuskan ikut mensukseskan PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Hal ini karena banyak atlet Badung lolos dalam PON itu. Berdasarkan catatan KONI Bali, atlet Badung terbanyak lolos PON 2024,” jelas Sutama yang merupakan pnsiunan ASN di Badung.

Tak hanya membantu atlet PON asal Badung, kegiatan KONI juga difokuskan melakukan latihan lebih intensif menuju Porprrov Bali tahun 2025. Diakuinya, prestasi atlet tidak dapat dibentuk instan. Atlet harus dibangun dengan pembinaan sejak awal, jauh hari sebelum diterjunkan ke multi event dua tahunan Bali seperti Porprov.

“Meski sibuk dengan persiapan PON 2024, KONI Bali bersama KONI Kabupaten, kami minta segera menentukan tuan rumah Porprov, sebab itu menyangkut pengajuan anggaran tahun 2025,” tutup mantan Kepala Bappenda Badung itu. (ena/bfn)