STERILKAN VIRUS CORONA-PASCA Pembatasan Warga Dibuka, Relawan Covid-19, Desa Adat Padangkerta, terus bergerak melakukan penyemprotan ke rumah-rumah warga yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri selama 14 hari (foto: ist)
KARANGASEM Baifactualnews.com—Ratusan warga di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, sudah mengakhiri menjalani masa isolasi mandiri. Hasil Rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan Karangasem semua warga terisolasi dinyatakan negatif.
Tapi, kabar gembira yang berakhir dengan dibukanya pembatasan wilayah, tak serta merta membuat Satgas Gotong Royong dan Relawan Covid-19, Desa Adat Padangkerta, berdiam diri. Mereka terus bergerak dalam meretas rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang ada disana.
Selain terus mengedukasi masyarakat untuk selalu disiplin dalam menggunakan masker, dan disiplin dalam mematuhi himbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus yang sudah mematikan jutaan orang dunia, kini relawan yang beranggotakan 40 orang dari empat tempekan Desa Adat Padangkerta, kembali menyisir wilayah dengan melakukan penyemprotan disinfektan.
Sasaran pertama adalah rumah-rumah warga yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri. Langkah ini dilakukan untuk mensterilkan rumah warga dari paparan Virus Corona dan juga lingkungan Padangkerta Kaler, yang sebelumnya sempat di lockdown.
“Tugas kami belum berakhir, sebagai relawan kami memiliki kewajiban membantu Satgas dalam memerangi wabah Covid-19 di wilayah kami,” ucap salah satu relawan Covid-19 Desa Adat Padangkerta, I Gusti Putrana.
Gerak cepat relawan Covid-19 Desa Adat Padangkerta dalam mensteril wilayah dari paparan Virus Corona, pasca isolasi mandiri di Lingkungan Padangkerta Kaler berakhir, mendapat apresiasi positif dari warga, prajuru adat dan Satgas Gotong Royong Desa Padangkerta. Menurut mereka, keterpanggilan hati para relawan dalam memberikan edukasi dan melakukan kegiatan kemanusian, membuat warga jauh lebih disiplin, jika dibandingkan ketika kasus positif Virus Corina mewabah di wilayahnya.
“Salut, dan tentu kami sangat berterimakasih dengan apa yang dilakukan para relawan. Mereka bergerak tidak dapat upah, dan murni karena panggilan hati,” ucap Ketua Satgas Gotong Royong Desa Adat Padangkerta, I Gusti Gede Lanang. (cik/tio/bfn)













