Badung  

Badung Tata Aset Daerah, Begini Pesan Sekda Adi

________________________________________________________________________________

BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa Buka Sosialisasi Pelaksanaan Sensus/ Inventarisasi Barang milik Daerah Pemerintah Kabupaten Badung 2019.

Acara diikuti Para seluruh Pengurus Barang Pengguna, dan para pembantu pengurus barang Pengguna dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, dilaksanakan di ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Rabu (19/6/19).

“Barang daerah atau aset daerah merupakan sumber daya ekonomi pemerintah daerah yang mempunyai peran dan fungsi strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Adi.



Ia mengatakan, barang daerah yang dibeli atau yang diperoleh atas APBD atau yang diperoleh dari lainnya yang sah harus dikelola dengan baik dan benar, guna mewujudkan pengelolaan barang milik daerah yang transparan dan Akuntabel.

“Akuntabilitas dan transparasi harus menjadi pedoman untuk meningkatkan kinerja kebijakan publik terkait barang daerah,” ucapnya.


Baca :


Menurut Adi, pengelolaan barang milik daerah mengarah kepada model manajemen barang milik daerah, yang efektif dalam pengadaan dan pengelolaan, Efisiean dalam pemanfaatan dan pemeliharaan sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 27 tahun 2014.

Selaku Pengguna barang wajib melakukan Inventarisasi barang milik darahminal 5 tahun sekali yang disebut dengan Sensus/Inventarisasi Barang milik Daerah yang dilakukan serentak dan menyeluruh oleh seluruh perangkat daerah termasuk unit kerja di lingkungan Pemerintah Daerah.

Dengan Pelaksanaan Sensus barang milik daerah ini, Pemerintah Kabupaten Badung dapat mengetahui Kondisi barang yag sebenarnya secara lebih detail, sehingga ke depannya dapat lebih tertib dalam penatausahaan dan pengelolaannya.

“Melalui Pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan teknis tentang tatacara Inventarisasi barang milik daerah dan pelaporan hingga sampai pada tata cara penghapusab barang inventarisasi daerah,” jelasnya.

Ia berharap, komitmen dan loyalitas yang sungguh-sungguh bagi seluruh aparatur pengelola barang milik daerah untuk melaksanakan tugas dan fungsi pokok dalam meningkatkan pengeloaan barang milik daerah.

Dalam acara itu turut dihadiri Sekretaris BPKAD I Dewa Gede Joni Astabrata, Kepala UPT dan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dengan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Bali auditor Muda Putu Budiarta, Made Sandhi dan Mustofa. (rus/tio)