KARANGASEM, Balifactualnews.com—Galian C di Wilayah Badeg Tengah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, kembali memakan korban jiwa. Satu orang tewas, setelah tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa truk Dum saat sedang mengsi material galian, Rabu (21/9/2022).
Adalah Kadek Sen yang tertimpa kemalangan itu. Sebelumnya sopir Truk Dum asal Badeg Kaja ini hendak mengangkut material galian tak berizin milik Mangku Nyoman Sidia. Informasi yang dihimpun, naas menimpa Kadek Sen terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Siang itu, korban sedang mengisi material galian ke Truk Dum dari alat berat yang dioperasikan temannya. Rencananya meterial galian tersebut akan dibawa ke tempat klaster milik Mangku Sidia tak jauh dari lokasi.
Saat korban masih pegang kendali setir Truk Dum milik majikannya, tiba-tiba tebing galian C setinggi 15 meter longsor dan langsung menimbun Turk Dum. Kadek Sen yang saat itu mengendalikan setir juga ikut tertimbun. Kejadian itu tak pelak membuat para pekerja disana panik. Mereka berusaha untuk memberikan pertolongan, namunupaya pertolongan sempat terhenti karena tebing galian C sempat mengalami longsor susulan
Selang beberapa menit Alat Ekskavator yang awalnya dioverasikan untuk mengeruk dan mengisi material galian ke Truk Dum tersebut langsung membersihkan material longsoran tebing yang menimbun Kadek Sen beserta truknya. Setelah berhasil dibuka, puluhan pekerja yang ada disana langsung mengevakuasi korban. Korban berhasil dikeluarkan dari timbunan, namun sayang nyawanya tidak bisa tertolong.
“Korban meninggal ditempat akibat tertimbun material longsoran tebing yang cukup banyak,” kata Jro Galon yang ikut mengevakusi korban di lokasi kejadian.
Pria yang juga pengusaha galian C di Sebudi itu menambahkan, korban sudah dievakuasi ke rumah duka di Dusun Badeg Tengah. Bukan itu saja truk Dum yang tertimbun juga sudah bisa dievakuasi. “Selain melibatkan warga, proses evakuasi juga dilakukan personil Polsek Selat yang di pimpin langsung Pak Kapolsek Bambang Hariyanto dan personil Koramil Selat,” jelas Galon.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Selat AKP Bambang Hariyanto seijin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kejadian itu. “Kami sudah lakukan olah TKP, data lebih lengkapnya nanti akan kami informasikan lagi,” tandasnya. (tio/bfn)













