Dinas Kesehatan Karangasem Targetkan 12 Puskesmas Paripurna

dinas-kesehatan-karangasem-targetkan-12-puskesmas-paripurna
Puskesmas Karangasem I

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dinas kesehatan kabupaten Karangasem saat ini menargetkan pada akreditasi puskesmas tahun 2023 sebanyak 12 puskesmas akan masuk katagori paripurna. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Karangasen I Gusti Bagus Putra Pertama, Kemenkes RI tahun ini kembali melaksanakan akreditasi Puskesmas.

“Untuk itu kami sudah mempersiapkan semuanya. PJMDnya memang menargetkan semua Puskesmaas terverifikasi dan paripurna. Untuk waktu pelaksanaanya kami masih menunggu waktu pelaksanaannya,” terang Putra Pertama kepada media ini Jumat(14/4/2023)

Putra pertama menambahkan, dalam mempersiapkan dan memghadapi akreditasi tersebut, pihaknya kini sudah mulai melakukan berbagai persiapan demi lancarnya kegiatan tersebut dan 12 puskesmas saat ini disiapkan untuk mendapatkan akreditasi paripurna.

Adapun ke-12 puskesmas yang tersebar di kecamatan Karangasem adalah, Puskesmas Manggis I, Puskesmas Manggis II, Pusekesmas Karangasem I, Puskesmas Karangasem II, Puskesmas Bebandem, Puskesmas Sidemen, Puskesmas Selat, Puskesmas Rendang, Puskesmas Abang I, Puskesmas Abang II, Puskesmas Kubu I dan Puskesmas Kubu II.

“Kita berusaha dan berharap mudah mudahan target ini tercapai, kalaupun nanti ada yang tidak tercapai sampai paripurna, paling tidak bisa masuk katagori utama,” tambah Putra Pertama.

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan menetapkan standar mutu dan pelayanan Puskesmas. Untuk itu akreditasi puskesmas merupakan salah satu cara untuk menilai mutu dan kualitas pelayanan tersebut.

Akreditasi puskesmas juga merupakan pengakuan terhadap puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, setelah dinilai bahwa puskesmas telah memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan puskesmas secara berkelanjutan.

Tujuan diberlakukannya akreditasi puskesmas adalah untuk membina puskesmas memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan, dan manajemen risiko.

“Ada beberapa kriteria penilaian yang dilakukan asesor dalam melakukan akrediritasi, diantaranya administrasi, upaya kesehatan masyarakat, upaya kesehatan perserorangan, penanganan kegawatdaruratan, Laboratorium, medikal report, farmasi. Selain itu terkait pelaksanaan program prioritas nasional seperti penanganan stunting menurunkan kematian ibu dan anak. Kita akan berusaha mempersiapkan semunya,” pungkasnya. (ger/bfn)