Bersinergi Dengan Kapolres Karangasem, Darmawa Keliling Posko Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr (tengah) Bersama Kepala BPSDM Provinsi Bali I Gede Darmawa (kiri), menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 di Desa Baturinggit.  (foto: paaramitha)

KARANGASEM Balifactualnews.com—Empati untuk membantu warga terdampak Covid-19 di Karangasem  terus dilanjutkan Kepala BPSDM Provinsi Bali I Gede Darmawa. Setelah menggelontorkan bantuan sembako kepada warga terdampak di  tiga kecamatan, yakni Bebandem, Selat dan Kecamatan Karangasem, Jumat (1/5/20),  giliran warga terdampak di Kecamatan Kubu, dan Lingkungan Jasri, Kelurahan Subagan Karangasem yang disasar.

Menariknya penyerahan  bantuan paket sembako, sekaligus memantau kondisi Posko Satgas di masing-masing desa itu,  Darmawa bersinergi dengan Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr, dan diterima masing-masing Ketua Satgas untuk disalurkan kepada warga yang terdampak.

Bantuan paket sembako untuk warga terdampak itu,  diawali dari Desa Adat Muntig, dilanjutkan ke Posko Desa Kubu dan Posko Satgas Desa Adat Baturinggit.  Dihadapan para Ketua Satga Gotong Royong Covid-19, Darmawa dan Kapolres AKBP Ni Nyoman Suartini silih berganti memberikan himbauan agar  Satgas  Desa lebih serius menekankan  kedisiplinan kepada warga masyarakat dalam melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona tersebut.

Menurut Darwama, sejauh ini Kecamatan Kubu masih dalam kategori zona hijau dalam penyebaran Virus Corona tersebut, kendati demikian pihaknya meminta agar Satgas  Desa maupun Satga Gotong Royong  dari Desa Adat  lebih serius untuk meningkatkan kedisiplinan warganya dalam hal memulai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan selalu  taat dengan himbauan dan anjuran yang diinstruksikan pemerintah,

“Dari  pantauan ke posko Satgas yang kita lakukan bersama Ibu Kapolres, Satgas di Desa sudah bisa mengambil perannya dalam mengedukasi masyarakat akan pencegahan wabah Virus Corona dengan baik,” ucap Darmawa.

Kendati demikian, pihaknya berharap kerja Satgas  yang sudah bagus itu, perlu untuk ditingkatkan, khususnya menjaga sinergitas sesama Satgas yang ada di desa agar tidak saling saling tunggu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dipihak lain Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini, menambahkan, bahwa  pentingnya sinergitas semasa Satgas agar kebijakan yang dikeluarkan tidak berbenturan dengan  dengan kebijakan yang dijalankan pemerintah.

“Pembatasan wilayah dari pendatang dalam pencegahan Covid-19 boleh, tapi jangan sampai berlebihan, misalnya sampai menutup jalan protokol  untuk kepentingan masyarakat  banyak,” jelasnya.

Menurut Kapolres, pihaknya turun ke posko-posko Satgas yang ada di desa bertujuan untuk mengingatkan kembali  akan tugas dan tanggungjawab  Satgas agar tidak kebijakan yang dimiliki Gugus Tugas dalam hal ini pemerintah.

“Kita mengawali turun ke  menemui Satgas ketika kasus positif ini belum ada. Tujuannya untuk mengajak Satgas untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam penanganan wabah ini,” jelasnya.

Sebelumnya Relawan Penanganan Covid-19 Batu Ringgit, I Gede Putu Telantik, mengatakan,  kendati  belum wilayahnya masih masuk dalam zona hijau,  sejauh ini pihaknya terus melakukan langkah-langkah pencegahan  yang diawali dengan menggencarkan sosialisasi  kepada masyarakat. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengawasi secara ketat  dua orang PMI yang ada di Desanya untuk  selama menjalani isolasi mandiri yang  sudah disediakan oleh Satgas Gotong Royong.

“Pemeriksaan penduduk pendatang selalu kami lakukan. Ketika ada warga pendatang  yang tidak jelas tujuannya masuk ke desa kami suruh baik-baik untuk balik ke rumahnya. Ini  dilakukan  untuk  mencegah  penyebaran Virus Corona di wilayah Desa kami,” tandas I Gede Putu Telantik. (ger/tio/son)