KARANGASEM, Balifactualnews.com— Lama molor, mutasi pejabat di Karangasem akhirnya berlangsung di Gedung Widya Graha Prakerthi Rabu (15/2/2023), siang.
Mutasi berlangsung setengah kamar, karena ada empat OPD yang masih mengalami kekosongan pemimpin. Dari 58 orang yang di rotasi, 5 orang pejabat eselon II B di geser.
Kelima pejabat itu, yakni Kadis Kebudayaan dan Pariwisata I Wayan Astika, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan I Nyoman Siki Ngurah, Kadis Kominfo I Gede Ngurah Yudiantara, Kadis Perhubungan I Made Agus Budiasa dan Asisten Administrasi Umum Ida Bagus Putu Suastika.
Baca Juga : Uang Korupsi untuk Bangun Rumah, Bendahara BUMDes Kertha Buana Ditahan
Lima pejabat eselon IIB yang digeser itu, Kadishub I Made Agus Budiasa dimutasi Dinas Damkar. Sedangkan Kadisdamkar I Nyoman Ngurah Siki diberikan posisi menduduki jabatan Kepala Dinas Pertanian Karangasem yang mengalami kekosongan. Sedangkan Kadiskominfo, I Gede Ngurah Yudiantara diberikan tugas sebagai Asisten Aministrasi Umum, menggantikan Ida Bagus Suastika yang di geser menjadi Kepala Kepala Inspektorat Daerah yang juga mengalami kekosongan pemimpin. Kadis Budpar I Wayan Astika informasinya digeser sebagai staf ahli yang kosong karena ditinggal pensiun.
Sementara Empat OPD yang belum terisi pejabat eselon II B yakni yakni Disbudpar, Diskominfo, Disnakertrans dan Kadishub Karangasem.
“Mutasi suatu hal yang biasa dan wajar dilaksanakan sebagai bentuk penyegaran dan pengisian jabatan yang kosong karena sudah lama tidak ada pejabatnya,” ucap Bupati Karangasem I Gede Dana, ditemui usai mengukuhkan 58 pejabat yang kena mutasi tersebut.
Empat OPD yang masih mengalami kekosongan pejabat eselon II, kata Gede Dana, masih dilakukan formula yang tepat untuk menduduki posisi tersebut melalui lelang jabatan yang dilakukan dalam waktu dekat ini.
“Mengingisi kekosoangan pimpinan di empat OPD, kami segera akan melakukan open bidding. Melalui lelang jabatan ini empat OPD yang kosong bisa diisi pejabat yang kompeten. Tapi semua ini bisa kami jalankan setelah mendapatkan rekomendasi dari KASN,” jelasnya. (tio/bfn)













