DENPASAR, Baliifactualnews.com – Delapan petarung putra dan putri dari kalangan mahasiswa dipastikan akan turun mewakili universitasnya pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang digelar pada 11-19 November 2022 di Sumatera Barat. Kedelapan petarung ini juga akan tampil pada Porprov Bali XV/2022 yang resminya dimulai pada 20 -21 November 2022, karena . Cabang olahraga (cabor) tarung derajat Porprov Bali sendiri jawalnya dimajukan.
ekretaris Umum (Sekum) Pegprov Kodrat Bali AA. Bagus Tri Candra Arka, mengatakan, kedelapan petarung ituuntuk putri yakni Ni Luh Putriku Rahayu turun di kelas 45,1 kg-50 kg dari Politeknik Negeri Bali (PNB), Ni Putu Mita Yobi kelas 50,1kg-54 kg dari Universitas Udayana, Ni Made Yogi Astrini turun di kelas 54kg – 58 kg dari UHN dan Kadek Krisna Dewi tutun di kelas 62,2 kg-66 kg dari PNB.
“Kalau putranya terdiri dari Bagus Wicaksono yang turun di kelas 52,1 kg – 55 kg dari Undiknas, I Made Panji Ambara Putra kelas 55,1 kg-58 kg dari Unwar, I Made Adi Pratama kelas 58,1 kg-61 kg dari Poltekpar serta Gede Dicky Handika Putra kelas 61,1 kg-64 kg dari Unud. Ada satu petarung lagi mundur karena ada sesuatu hal yakni I Made Gede Satya Narayana Maharata rencana turun di kelas 70,1 kg-75 kg,” kata pria yang akrab disapa Gung Cok itu di KONI Bali, Kamis (15/9/2022).
Para petarung tersebut akan bertarung di Porprov Bali 2022 di cabor tarung derajat sebelum ke Pomnas setelah diajukan dari sebelumnya jadwal Porprov Bali dipertandingkan 21-23November 2022 untuk tarung derajat menjadi gelarannya 13-16 November 2022.
“Saya harap para petarung putra dan putri setelah berlaga di Porprov Bali langsung meningkatkan performanya dengan tampil terbaik di Pomnas. Apalagi seanjutnya aka ada pra-PON ada tahun 2023 sehingga bisa jadi diantara atau semuanya dari mereka bisa dikirim ke pra-PON,” tandas Gung Cok yang juga Binpres KONI Bali itu. (ena/bfn)













