KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus melakukan pembinaan dan memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat. Pemahaman serupa juga diberikan kepada para remaja khususnya anak-anak pelajar di Karangasem. Melalui program Go to School atau Jaksa Masuk Sekolah, (JMS) diharapkan para pelajar mulai tingkat SMP dan SMA, bisa memahami empat pilar kebangsaan, mengenali hukum dan menjauhi persoalan hukum yang ada.
Baca Juga : Ketua DPRD Karangasem Dukung Sikap Tegas Gubernur Koster Tangani Turis Nakal di Bali
Seperti dilakukan, Senin (29/5), program Go to School Kejari Karangasem dalam memberikan pemahaman hukum kepada anak usia remaja, menyasar SMPN 2 Kubu . Kasi Intel IDG Semara Putra SH bersama Kasubsi A, Ardi Putra Dewa Agung SH, didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Kedatangan rombongan dari Kejari Karangasem ini diterima langsung Kepala Sekolah SMPN 2 Kubu, I Nyoman Sanjaya Adiputra
Di hadapan para siswa, IDG Semara Putra menekankan, pentingnya anak-anak usia remaja untuk mengenali hukum, terutama berkaitan dengan kenakalan remaja. Pada kesempatan itu, Semara Putra juga mengajak para pelajar di SMPN 2 Kubu untuk bijak menggunakan medsos dan stop bullying.
“Usia remaja apalagi baru menginjak 17 tahun merupakan generasi yang sangat labil, karena itu penting diberikan pemahaman untuk bijak menggunakan medsos dan stop melakukan bullying, karena akan berimplikasi pada masalah hukum,” ucap Semara Putra.
Di pihak lain, Kepala Sekolah SMPN 2 Kubu, I Nyoman Sanjaya Adiputra, sangat mengapresiasi program pengenalan hukum Go to School Kejari Karangasem itu. Menurutnya, pengenalan hukum dengan materi empat pilar kebangsaan, para siswanya bisa memahami mana tindakan yang melanggar hukum dan mana yang tidak.
Baca Juga : Target 400 Hektar, Bupati I Gede Dana Awali Gerakan Tanam Jagung di Subak Datah
“Kami sangat berterimakasih, karena Kejari Karangasem sudah memberikan pengenalan dan pemahaman hukum, serta memberikan materi empat pilar kebangsaan. Kegiatan ini sangat penting karena mengajak anak-anak kami untuk bijak menggunakan medsos dan stop melakukan bullying kepada teman-teman sekolah,” pungkasnya. (ger/bfn)













