Ketua DPRD Karangasem Dukung Sikap Tegas Gubernur Koster Tangani Turis Nakal di Bali

ketua-dprd-karangasem-dukung-sikap-tegas-gubernur-koster-tangani-turis-nakal-di-bali
Foto Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika
banner 120x600

IKUTI POLLING BUPATI KARANGASEM

Siapakah Pilihan Anda Untuk Bupati Karangasem Selanjutnya?

SIILAHKAN KLIK PILIHAN ANDA

View Results

Loading ... Loading ...

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Sikap tegas Gubernur Bali Wayan Koster dalam menangani perilaku nakal wisatawan mancanegara, mendapat apresiasi positif dari banyak kalangan.

Di Karangasem apresiasi dan dukungan atas sikap tegas Gubernur Koster, datang dari Ketua DPRD I Wayan Suastika. Menurutnya wisatawan mancanegara yang melakukan tindakan tidak pantas dan menjalani aktivitas tidak sesuai izin visa, sudah sepatutnya diberi sanksi dan tindakan tegas.

“Siapa pun mereka (wisatawan mancanegara) berlibur di Bali yang berkelakuan tidak sopan dan tidak sesuai dengan norma, sudah sepatutnya diberikan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku,” ucap I Wayan Suastika, menyikapi fenomena wisatawan mancanegara yang semakin marak berperilaku tidak pantas selama liburan di Bal, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/5).

Baca Juga : Polsek Bebandem Lepas Pelaku Percobaan Pemerkosaan Adik Kandung

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Juuk Legi, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat ini, menegaskan, para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali wajib berperilaku tertib dan disiplin serta mematuhi Peraturan Perundang-undangan di Indonesia.

“Berperilaku tertib dan disiplin ini wajib dilakukan para wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Bali. Selain untuk menjaga nama baik negara asal wisatawan, juga nama baik citra pariwisata Bali,” tegasnya.

Seperti diketahui, belakangan perilaku tidak pantas wisatawan mancanegara semakin marak di Bali. Selain melakukan aktivitas tidak sesuai izin visa, yakni membangun kegiatan bisnis tanpa memiliki dokumen resmi dari instansi yang berwenang, para wisatawan mancanegara juga sering menggunakan busana yang tidak wajar (sopan) dan pantas pada saat berkunjung ke tempat suci, daya tarik wisata, dan tempat umum.

Baca Juga :  Prestasi Mulai Dibangun dan Ditata Lagi oleh KONI Karangasem

“Tidak hanya saya, semua komponen masyarakat Bali wajib bersama-sama dan bersungguh-sungguh menjaga nama baik dan citra pariwisata Bali dalam rangka mewujudkan pariwisata berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat,” pungkas Suastika. (ger/bfn)