KARANGASEM, Balifactualnews.com – Krisis guru terus menghantui Kabupaten Karangasem. Banyaknya guru yang pensiun akhir tahun ini (Desember 2023), semakin memperparah kondisi pendidikan di kabupaten ujung timur Bali itu.
Rekrutmen jabatan fungsional (JF) PPPK guru tahun ini juga belum bisa menutupi kekurangan tersebut. Pasalnya kekurangan yang ada hampir mencapai ribuan orang.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna, dikonfirmasi, Rabu (20/12) tak menampik hal itu. Menutupi kekurangan guru yang ada, pihaknya berencana akan menarik pegawai kontrak yang bergelar sarjana pendidikan yang ada di masing-masing OPD. Selain itu dia juga terus memaksimalkan tenaga sukarelawan dari pensiunan guru untuk mengajar di sekolah yang mengalami kekurangan guru.
“Sampai saat ini kita di Karangasem masih mengalami banyak kekurangan guru. Kondisi ini makin diperparah karena bulan Desember banyak guru yang sudah menjalani purna tugas,” kata Sutrisna.
Terpisah, Kabid Pendidikan dan Tenaga Pendidik Dinas Dikpora Karangasem, I Gusti Nyoman Parnawa, mengatakan, Tahun 2023 guru yang sudah menjalani masa pensiun berjumlah 261 orang, mulai dari guru SD, SMP hingga beberapa kepala sekolah. Jumlah tersebut akumulasi dari guru yang sudah pensiun sejak bulan Januari hingga Desember ini.
“Bulan Desember yang terbanyak, jumlah guru yang pensiun sebanyak 232 orang ditambah 29 orang Kepala Sekolah,” ungkap Gusti Nyoman Pranawa.
Kepala Sekolah yang sudah pensiun, lanjut Gusti Prenawa akan diganti oleh guru kelas yang dipromosikan sebagai kepala sekolah. “Sejumlah guru yang dipromosikan menjadi kepala sekolah sudah sesuai mekanisme yang sudah ditentukan. Orang orangnya juga sudah ada. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kekosongan kepala sekolah pasca ditinggal pensiun,” terangnya. (tio/bfn)













