KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dalam 3 hari berturut-turut harga cabai kecil di Karangasem merangkak naik. Pantauan media ini pada Senin(2/1/2023) di pasar tradisional Amlapura, harga cabai kecil tembus Rp. 100.000,- perkilonya. Terlebih 2 hari kedepan adalah hari Raya Galungan, dimana masyarakat Hindu menggunakan bumbu bumbu dapur pada hari Penampahan Galungan.
Salah satu pedagang bumbu dapur di pasar tradisional di Amlapura Timur, Ni Nyoman Sari(50) asal Batan Nyuh mengatakan, harga cabai kecil sudah mulai naik sekitar 3 hari lalu dari harga Rp. 85.000,- perkilonya, per hari kemarin sudah mulai naik menjadi Rp. 100.000,- perkilonya.
“kemarin sempat harga Rp. 90.000,- perkilonya, tetapi hari naik lagi. Mungkin karena menjelang hari raya Galungan,” katanya.
Senada juga disampaikan pedagang bumbu dapur lainnya, Ni Komang Aras(51) asal Desa Bungaya. Dikatakannya, beberapa hari sebelum hari pergantian tahun harga cabai kecil sudah mulai naik. Dan ia yakin akan terus mengalami kenaikan harga, apalagi saat ini mulai musim penghujan.
Sementara cabai kecil mengalami kenaikan yang cukup tinggi, namun berbanding terbalik dengan harga cabai Lombok, saat ini perkilonya seharga Rp. 20.000,-
Antisapi kenaikan harga juga sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Beberapa hari lalu menjelang Nataru, Bupati Karangasem dengan jajaran forkopimda juga sudah melakukan monitoring. Pada kesempatan itu pemerintah sudah memprediksi aka nada kenaikan ahrga bahan pokok termasuk bumbu sebesar 5 persen. Kenaikan sebesar itu masih dalam batas normal. (ger/bfn)











