Pelaku Usaha Rafting Telaga Waja Ancang-Ancang Lockdown

LOCKDOWN-Mengantisipasi penyebaran Virus Corona I Made Agus Kertiana, salah satu pemilik usaha rafting di Telaga Waja, Karangasem berencana akan melakukan lockdown  usaha raftingnya selama dua pekan kedepan. (foto: Komang G)

KARANGASEM Balifactualnews.com —Pelaku usaha rafting Telaga Waja, Karangasem, Bali, mulai berancang-ancang untuk melakukan lockdown terhadap kunjungan wisata yang ada disana. Itu dilakukan bukan semata-mata  karena kunjungan wisatawan yang bermain melawan tantangan derasnya arus air Telaga Waja sudah mulai sepi, tapi sebagai antisipasi pencegahan terhadap makin mewabahnya penyebaran Virus Covid-19 di tanah air.

Perihal keinginan untuk mengunci  pelayanan jasa rafting di Telaga Waja itu disampaikan langsung, I Made Agus Ketiana SH.  Pemilik BMW rafting ini  mengatakan,  langkah mengunci kunjungan wisata ke Telaga Waja merupakan upaya menghindari terjadinya kontak antara pekerja rapting dengan WNA yang berkunjung ke sana.

“Lebih baik kita lakukan pencegahan, dari pada pengobatinya. Saya rasa untuk mengosongkan sementara kunjungan wisatawan ke Telaga Waja adalah langkah yang tepat dalam mencegah penyebaran virus corona ini,” ucap pria yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem tersebut.

Terhadap upayanya itu, Kertiana mengaku segara akan membahas dalam rapat asosiasi pengusaha rafting Telaga Waja.  “Nanti akan kita bahas, baik buruknya kalau rafting Telaga Waja di Lockdown. Tapi bagi saya sebaiknya dikunci dulu  sebentar. Toh juga waktunya hanya dua minggu,” jelasnya.

Sementara itu, langkah-langkah pencegahan yang dilakukan atas mewabahnya virus corona tersebut, Kertiana mengaku sudah  mengeluarkan protap kepada para pekerjanya di BMW rafting. Selain menginstruksikan untuk selalu mencuci tangan,  Kertiana juga  menghimbau agar para pekerjanya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Untuk karyawan BMW, semuanya sudah anjurkan seperti itu. Tapi karena kunjungan wisatawan lagi sepi, sebagian dari mereka sudah mulai saya liburkan, ini juga  sebagai upaya pencegahan mewabahnya  virus Covid-19,” pungkas Kertiana. (ger/son/bfn)