Piala Presiden, Bali Kirim 8 Pebulutangkis

piala-presiden-bali-kirim-8-pebulutangkis
Parapebulutangkis Denpasar bergembira usai meraih juara umum pada kejurprov di Klungkung lalu. (foto bfn:ena)

 


DENPASAR,Balifactualnews.com – Pengkot PBSI Denpasar memastikan jika 8 pebulutangkis putra dan putri Denpasar mewakili Bali, usai Denpasar juara umum dengan Raihan 10 emas, 7 perak dan 18 perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis lalu di Klungkung lalu.

Delapan pebulutangkis putra dan putri Denpasar itu akan membela tim bulutangkis Bali, pada Kejuaraan Bulutangkis bertitel Piala Presiden, yang bakal digelar pada 1-6 Agustus 2022 di Jakarta.

Ketua Umum Pengkot PBSI Denpasar I Ketut Suteja Kumara mengutarakan, Piala Presiden merupakan ruang, peluang sekaligus kesempatan bagi para pebulutangkis Denpasar yang terdiri dari 6 pebulutangkis putra dan 2 pebulutangkis putri dalam menyikapi kejuaraan diluar Bali termasuk Piala Presiden guna menambah wawasan, pengalaman dan memperkuat mental bertanding.

“Saya harap semuanya itu bisa dimanfaatkan para pebulutangkis Denpasar agar bisa mengharumkan nama Denpasar khususnya dan Bali pada umumnya. Sebelumnya saya memberikan apresiasi kepada tim bulutangkis Denpasar dengan raihan predikat juara umum pada Kejurprov Bulutangkis di Klungkung baru-baru ini,” ungkap Suteja Kumara di Denpasar, Minggu (10/7/2022).

Pria yang juga anggota DPRD Kota Denpasar itu juga merasa bangga dengan predikat juara umum tersebut yang dinilainya berkat kekompakan semua pihak mulai dari pebulutangkis, pelatih, ofisial dan orang tua pebulutangkis itu sendiri, yang telah berupaya dan telah berjuang secara maksimal.

“Ini sangat membanggakan dan kami harap tidak berheni sampai disitu saja, namun khusus bagi pebulutangkis Denpasar untuk terus mengasah kemampuan sehingga nantinya pada kejuaraan-kejuaraan yang akan datang lebih siap lagi, termasuk di Piala Presiden nanti. Kami juga berharap Pengprov PBSI Bali juga terus memberikan pembinaan, pelatihan dan memasukkan psikologi yang baik, sehingga pebulutangkis bisa benar-benar berjuang maksimal,” tutup Suteja Kumara. (ena/bfn)