Rusak Kunci Gembok, Maling Gasak Toko Klontong di Desa Datah

rusak-kunci-gembok-maling-gasak-toko-klontong-di-desa-datah
Polsek Abang saat melakuka n olah TKP kasus Pencurian Berat di Toko Klontong milik I gede Suartika, warga Banjar Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang.

KARANGSEM,Balifactualnews.com—Maling  berhasil menggasak barang dagangan senilai puluhan juta di toko klontong milik I Gede  Suartika (41), warga  Banjar Dinas Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem .

Kapolsek Abang AKP I Kedek Suadnyana, seizin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna,  membenarkan kasus  pencurian  berat (curat)yang terjadi, pada  Sabtu (23/7/2022) itu.  Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap pelaku curas tersebut.

“Laporan korban sudah diatensi. Saat ini  masih dilakukan pendalaman. Mudah-mudahan menemukan titik terang dan pelakukanya cepat bisa diungkap,” kata Suadnyana  dikonfirmasi, Minggu (24/7/2022).

AKP Suadnyana menjelaskan, aksi maling baru diketahui korban  dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu, korban bersama istrinya Ni Nengah Sulasmi baru datang usai sembahyang di Pura Bulakan, desa setempat.

Tiba di depan toko klontong miliknya, pasutri itu mendapati pintu rolling door  tokonya  terbuka setengah dengan kunci gembok sudah rusak .  I Gede Suartika keget melihat kondisi itu, merasa yakin maling masuk ke tokonya, dia bersama istrinya lantas memeriksa barang klontong yang dijualanya.

Keyakinan Suartika tak meleset, begitu masuk toko, dia mendapati dagangannya sudah berserakan. Cek  kali cek   barang dagangan senilai Rp 20 juta lebih hilang dibawa kabur pencuri.

Selain berhasil membawa  kabur 40 dus mie instan,  empat sak beras isian 25 kg,  dan  15 dus teh gelas,  maling juga  berhasil menggondol 20 Vita Jelly,  15 slop minuman sprit. Akibat kejadian itu, korban Gede Suartika mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta  lebih.

“Saat ini kami masih melakukan penyisiran terhadap kemungkinan  keterlibatan orang lokal dalam kasus itu. Tapi dari olah TKP kuat dugaan,  bahwa pelakunya sudah mengetahui  situasi dan kondisi di lingkungan tempat korban berjualan,” ucap AKP Suadnyana

Sementara itu, saat melaporkan kejadian itu ke Polsek Abang,  korban Suartika, menyebutkan, sehari sebelumnya, Jumat (22/7/2022), semua barang dagangan  miliknya yang hilang  itu masih  tersimpan rapi dalam satu ruangan pada toko klontong miliknya.

“Waktu kami mau sembahyang ke Pura Bulakan,  pintu rolling dor toko  sudah saya sudah kunci gembok rapat-rapat, tapi pulang dari sembahyang, kunci gembok  saya temukan dalam kondisi sudah rusak,” terang Suartika.  (ger/bfn)