Tertimbun Sedalam 2 Meter, Satu Korban Air Bah di Ditemukan  Meninggal

tertimbun-sedalam-2-meter-satu-korban-air-bah-di-ditemukan-meninggal
Tim Gabungan Basarnas saat mengevakuasi jenazah korban keberadaan I Gusti Ngurah Wedana Putra

KARANGASEM, Balufactualnews.com—Setelah 6  jam melakukan pencarian, Tim Gabungan Basarnas Karangasem, yakni TNI/Polri, BPBD dan PMI Karangasem, berhasil menemukan keberadaan I Gusti Ngurah Wedana Putra (8), yang tergerus air bah muluapnya aliran sungai wilayah Banjar Santi, Desa/Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Kamis 17/10/2022).

Pelajar  klas 1 SD itu, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal 10 meter barat  rumah korban yang tergerus air bah. Koordinator Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana, kepada wartawan, mengatakan, korban  ditemukan dalam kondisi tertimbun  reruntuhan bangunan dan tanah dengan kedalaman dua meter.

Baca Juga: Air Bah Hanyutkan Rumah Warga Santi, Satu Orang Meninggal Dunia

“Korban  kami temukan terhimpit di batang pohon yang tertimbun sedalam 2 meter. Saat ditemukan korban berada di atas kasur yang juga ikut tertimbun,” terang Eka Widnyana.

Dijelaskan,proses evakuasi korban  berlangsung sangat dramatis dan cukup rumit, karena harus  mensensor kayu  besar yang menindih korban. “Astungkara korban ditemukan, saat ini jenazahnya sudah di evakuasi menuju Puskesmas Selat,” terang Eka Widnyana, seraya menambahkan, selama pencairan pihaknya menerjunkan dua tim.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban ikut tergerus  air bah, diduga  karena berupaya menolong kakaknya   I Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti (18) yang hanyut duluan. Namun karena bangunan rumah tergerus, bocah malang ini ikut  hanyut terbawa arus air.

Sementara itu,  I Gusti Ngurah Supartha  bersama istrinya I Gusti Ayu Kartini (38) dan Putrinya I Gusti Ayu Trisna Apsari (17),  yang selama dari musibah itu, terlihat masih trauma  atas musibah air bah yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. (ger/bfn)