Villa Milik Warga Swiss Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

villa-milik-warga-swiss-terbakar-kerugian-miliaran-rupiah
Petugas Damkar Karangasem saat memadamkan api yang sedang membakar villa milik warga Swiss di Desa Seraya Barat, Senin (3/6/2024) tadi sore.
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Villa milik warga negara asing (WNA) asal Swiss yang berlokasi di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Kecamatan/Kabupaten Karangasem terbakar pada Senin (3/6/2024) tadi sore . 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kendati demikian kejadian tersebut membuat pemilik villa menderita kerugian materiil  sebesar Rp 1 miliar. 

I Nyoman Maris Arsana, salah seorang karyawan villa, menuturkan, saat  musibah kebakaran, villa dalam kondisi kosong tak berpenghuni. Pemiliknya sedang berada di negaranya. Sedangkan Maris sendiri sedang ada acara gotong royong di rumahnya.

“Saya  baru tahu villanya terbakar setelah mendapat kabar dari warga yang tinggal di dekat villa. Awalnya warga mengira sampah  yang terbakar. Namun tak lama berselang kepulan asap semakin membumbung tinggi, saat dicek ternyata api sudah berkobar cukup besar dari arah dalam vila,” tutur Maris.

Mendengar kabar tersebut,  Maris lantas bergegas menuju villa. Tiba di villa dia mendapati api sudah membakar seluruh bangunan beserta isinya.  Ditengah situasi panik,  dia lantas menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk segera melakukan penanganan. Tapi sebelum petugas Damkar datang, warga sekitar sudah melakukan upaya pemadaman lebih awal dengan alat seadanya. Amukan api yang cukup besar membuat warga tak berdaya. 

“Bangunan villa  dan barang berharga yang ada di dalamnya, satupun tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya hangus terbakar,” ucap Maris. 

Mendapat laporan kebakaran villa di Seraya Barat, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem, I Made Agus Budiyasa  langsung menerjunkan 10 orang personilnya untuk melakukan penanganan dengan mengerahkan 4 unit armada pemadam kebakaran. 

“Personil lebih dari 1 jam melakukan penanganan. Api baru berhasil dipadamkan setelah 11 ribu liter air disemprotkan ke bangunan villa yang terbakar. Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kejadian ini membuat pemilik villa mengalami kerugian sekitar  1 miliar rupiah,” jelas Agus Budiyasa. (tio/bfn)