KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pilkada Karangasem yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang, menyerap anggaran sebesar Rp 61 miliar. Anggaran sebesar itu merupakan hibah dari Pemkab Karangasem yang dianggarkan melalui APBD 2023 dan APBD 2024.
Hibah anggaran untuk pembiayaan Pilkada sebesar itu bukan hanya ditujukan ke KPU selaku penyelenggara, Sebagai pengawas, Bawaslu Karangasem juga kecipratan hibah dana tersebut. Sementara Polres Karangasem dan Kodim 1623 Karangasem sebagai palang pintu dalam pengamanan wilayah juga kebagian, namun besaran dana hibah yang didapatkan berbeda-beda.
Baca Juga : Bappelitbangda Klaim Warga Miskin di Karangasem Tersisa 500 KK
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutapa, mengatakan, hibah dana yang digelontorkan ke KPU sebesar Rp 34,9 miliar, Bawaslu Rp 10,4 miliar. Polres Karangasem Rp 11,2 miliar dan Kodim 1623 Karangasem sebesar Rp 3,5 miliar. Total anggaran yang dihibahkan Pemkab Karangasem dalam pelaksanaan Pilkada tahun ini sebesar Rp 60,1 miliar.
“Anggaran Pilkada yang dihibahkan selisihnya tipis dari Pilkada tahun sebelumnya. Sedangkan dana yang dihibahkan untuk keamanan (Polres Karangasem dan Kodim 1623 Karangasem) jumlahnya diberikan sesuai proposal yang diajukan,” terang Sutapa.
Baca Juga : Gus Gaga Sayangkan HUT Kota Gianyar Tanpa Pawai
“Hibah dana Pilkada baru diserahkan 40 persen dari APBD tahun 2023. Sedangkan sisanya lagi 60 persen dianggarkan melalui APBD tahun 2024 dan segera akan direalisasikan,” kata Sutapa seraya menambahkan, bahwa anggaran hibah Pilkada tahun 2024 dilaksanakan sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No : 900.1.9.1/435/SJ. Tertanggal 24 Januari 2023 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati Serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.
Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Putu Darma Budiasa, mengatakan, anggaran Pilkada yang diajukan sudah sesuai dengan kebutuhan selama tahapan Pilkada mulai dari perencanaan hingga pencoblosan.
Baca Juga : Jelang Pilkada Karangasem, Arus Bawah Mulai Suarakan Nama Pandu Lagosa
“Pilkada tahun ini, kami (KPU) mendapat anggaran sekitar Rp 34,9 miliar. Ada penambahan lagi Rp 4 miliar dari anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 31 miliar,” ungkap Budiasa.
Budiasa mengatakan, tahapan Pilkada 2024, sudah mulai berjalan dan sudah diluncurkan serentak di Indonesia. “Tahapan Pilkada terdekat, kami akan melaksanakan pembentukan PPK, PPS dan KPPS yang dimulai pada 17 April 2024 mendatang,” pungkas Darma Budiasa. (tio/bfn).













