*Dewan Minta Eksekutif Lebih Ketat Lakukan Pengawasan
Sidak di Pos Portal Rendang, Dewan Karangasem menemukan, salah truk pengangkut material galian C tanpa menggunakan faktur
KARANGASEM,Balifacktualnews.com-Persentase truk yang mengangkut material pasir di Kecamatan Rendang dan Kecamatan Selat, memang sudah mengalami peningkatan yang sangat tajam hingga mencapai 600 persen dari tahun-tahun sebelumnya.
Kendati demikian, kebocoran akan retribusi di sektor tambang mineral bukan logam dan bebatuan ini bukannya tidak ada. Buktinya saat inspeksi mendadak (sidak) gabungan Komisi DPRD Karangasem di Pos Portal Rendang, Kamis 25 Februari 2021 ditemukan ada truk pengangkut material batu bolder yang tidak menggunakan faktur.
Temuan tersebut, mengundang dugaan kalangan wakil rakyat Tanah Aron, bahwa truk pengangkut material galian C tanpa dilengkapi dengan faktur masih banyak berkeliaran di wilayah tersebut. “Tadi kita temukan 1 truk yang mengangkut material batu bolder tidak menggunakan faktur. Saat itu juga sopirnya kita suruh balik untuk membeli faktur di galian tempatnya membeli material itu,” kata Ketua Komisi III DPRD Karangasem I Wayan Sunarta usai sidak.
Selain Sunarta, sidak gabungan Komisi itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Karangasem, seperti I Nengah Sumardi, I Made Agus Kertiana dan I Wayan Parka. Sedangkan anggota gabungan komisi yang hadir, yakni I Kadek Wirta (Ketua Fraksi PDI Perjuangan), I Nyoman Sumadi (Ketua Fraksi Golkar), dan beberapa anggota lainnya, seperti I Komang Mustikajaya, Kadek Sujanayasa, I Gusti Agung Aryawan (Fraksi Nasdem), Agung Puspada, I Wayan Budi I Komang Dwi (Komisi Bihneka dari Partai Hanura), dan Ida Bagus Adnyana.
Dalam sidaknya, Dewan Karangasem juga menemukan beberapa persoalan di lapangan. Salah satunya lemahnya pengawasan lalu lalang truk galian C yang beroperasi di malam hari. Terhadap kondisi ini, baik Sunarta maupun anggota Dewan lainnya meminta agar eksekutif melakukan pengawasan lebih ketat lagi.
“Informasinya galin C di Rendang dan Selat bukan sampai malam hari, ini yang sering luput dari pengawasan. Kita berharap Dinas terkait bisa lebih ketat melakukan pengawasan,” ucap Sunarta.
Persoalan lain yang ditemukan Dewan dalam sidak itu, menyangkut Pos Portal yang ada di Rendang pasca di pindah dan Pos Portal di Selat, yang fasilitasnya masih belum memadai dan tidak layak. Terhadap hal ini Dewan Karangasem akan membahasnya dengan eksekutif dalam rapat kerja nanti “Beberapa temuan ini nanti akan kita diskusikan bersama eksekutif dalam rapat kerja nanti,” pungkas Sunarta. (tio/bfn)













